Pendidikan dan Masalah Ujian Nasional


Implementasi pendidikan merupakan suatu penerapan pendidikan yang ada di Indonesia. Implementasi pendidikan yang saat ini sedang dipermasalahkan adalah adanya Ujian Nasional sebagai penentu kelulusan peserta didik. Ujian Nasional dilakukan untuk mengevaluasi hasil pembelajaran pada tahun terakhir pembelajaran. Dan masalah Ujian Nasional sedang hangat dibicarakan oleh beberapa pihak. Hal ini terkait dengan adanya pandangan yang tidak baik dalam pelaksanaan Ujian Nasional.
Mata pelajaran yang diujiankan biasanya mata pelajaran yang umum. Ujian Nasional dilakukan untuk menguji dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah atas (SMP) dan Sekolah menengah atas (SMA) serta sekolah menengah kejuruan (SMK). Mata pelajaran yang diujiankan biasanya umum. Seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika serta IPA, IPS serta teori kejuruan untuk siswa SMK.
Dalam pelaksanaan ujian nasional banyak terjadi kecurangan-kecurangan yang terlihat jelas. Kecurangan bisa terjadi karena beberapa pihak. Mungkin dari pihak sekolah itu sendiri, dari pihak guru dan yang terakhir dari siswa itu sendiri. Salah satu kecurangan Ujian Nasional yang akhir-akhir ini marak yaitu pembelian kunci jawaban Ujian Nasional yang dilakukan oleh siswa. Biasanya pembelian kunci jawaban dilakukan oleh siswa menjelang hari H Ujian Nasional. Siswa merelakan uang jajan dan mungkin tabungan yang mereka punya untuk membeli kunci jawaban karena siswa ketakutan tidak lulus dalam menjawab soal yang diujiankan.
Jual beli soal ujian nasional merupakan kecurangan yang hampir setiap tahun terjadi. Pembelian kunci jawaban dilakukan oleh oknm untuk meraup keuntungan, dan tak tanggung-tangung harga beli kunci jawaban sampai puluhan juta. Biasanya bebrapa oknum siswa sebagai provokator untuk membeli kunci jawaban, kemudian provokator siswa itu mengumumkan dan mereka menagadakan iuran untuk mendapakan kunci  jawaban ujian nasional melaluli pesan pendek. Tetapi miris, kadang hasil dari kunci jawaban yang dibeli belum tentu seratus persen benar. Kunci jawaban yang dibeli itu kadang menjatuhkan siswa. Sehingga hasil dari siswa itu terkadang tidak lulus.
Peningkatan kualitas pendidikan memang diperlukan namun pemerintah perlu memikirkan bagaiamana pendidikan itu bisa berkembang tanpa ada kecurangan-kecurangan yang menjatuhkan siswa itu sendiri.

Oleh : Mubashiroh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pendidikan Efektif = Pendidikan Formal

Salah satu pendidikan efektif yang ada di Indonesia adalah pendidikan formal. Dengan pendidikan formal kita dapat mengikuti pendidikan yang sesuai dengan peraturan pemerintah. Melalui pendidikan formal kita mengkuti pendidikan dari tahap dini yaitu pendidikan anak usia dini (PAUD) dan TK, kemudian pendidikan sekolah dasar (SD) kemudian sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK). Pendidikan formal itu biasanya dilakukan si sekolah-sekolah negeri maupun swasta. Kegiatan belajar mengajar dalam pendidikan sekolah itu selalu tersusun dengan baik karena ada kurikulum yang mengatur semua kegiatan belajar.
Pendidikan formal di Indonesia sudah tersebar di seluruh daerah-daerah Indonesia. pendidikan formal merupakan salah satu bentuk pendidikan yang diberikan oleh Negara kepada masyarakat. Yang terlibat dalam pendidikan formal itu banyak hal. Pertama guru yang berperan sebagai fasilitator atau bahkan sebagai orang yang berperan dalam menagajarkan pelajaran kepada peserta didik. Kedua peserta didik dalam hal ini harus ada karena kegiatan belajar mengajar akan terlaksana dengan baik apabila ada guru dan peserta didik yang bisa aktif dalam melaksanakan pembelajaran. Ketiga kurikulum dalam pendidikan. Ini dibutuhkan untuk mempermudah mencapai tujuan pendidikan. Keempat buku pelajaran. Buku dipergunakan untuk mempermudah proses penyampaian materi belajar dari guru kepada murid. Denagn buku peserta didik bisa mendapatkan pengetahaun yang lebih.
Dalam pendidikan formal biasanya juga ada metode yang digunakan dalam pengajaran. Hal ini dilakukan supaya peserta didik lebih mudah memahami pelajaran yang diberikan oleh guru. Biasanya dalam pendidikan formal selalu ada evaluasi untuk menilai seberapa besar kemampuan peserta didik dalam memahami pelajaran. Evaluasi itu bertahap. Untuk tahap harian biasanya dilakukan ulangan harian untuk mengevaluasi setiap BAB yang dipelajari. Kemudaian setiap tiga bulan sekali diadakan ujian tengah semester untuk mengevaluasi pelajaran dalam tiga bulan pertama. Dan setiap enam  bulan sekali diadakan ujian tengah semester untuk menguji pelajaran yang diterima selama satu semester pelajaran. Dan evaluasi yang terakhir yaitu ujian nasional. Ujian nasional diadakan untuk menguji semua pelajaran selama mengikuti sekolah. Dan hasil dari ujian nasional adalah sebuah ijazah yang digunakan untuk mendaftar sekolah formal pada jenjang selanjutnya.  


Oleh : Mubashiroh J

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengapa Pendidikan itu Perlu ?

Pendidikan sangat penting untuk kita, karena dengan pendidikan kita bisa menjadi lebih mengerti tentang semua aspek yang berada di negeri ini maupun yang berada di dunia internasional. Pendidikan mencakup banyak hal yang dipelajari. Dari dunia  pendidikan kita dapat mengetahui beberapa ilmu pelajaran yang diajarkan. Pendidikan di Indonesia saat ini mulai dari pendidikan anak usia dini atau pendidikan sebelum TK (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Indonesia merancang wajib belajar 9 tahun, yaitu wajib lulus minimal 9 tahun pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan dunia pendidikan di Indonesia sekarang dipermudah dengan banyaknya bantuan pemerintah yang turun untuk pendidikan itu sendiri. Seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang memperingan bahkan ada sekolah yang memebebaskan biaya sekolah.
Pendidikan memang perlu karena dengan pendidikan kita dapat mengetahui bagaimana cara mengatasi solusi yang baik. Berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan. Mereka lebih cenderung mengatasi masalah dengan cara yang tidak baik. Salah satu contoh yang dapat dilihat di kehidupan sehari-hari, cara penyelesaian masalah biasanya didiskusikan bahkan diadakan musyawarah untuk mufakat demi mencapai suatu tujuan yang dicapai, tetapi beberapa pihak yang tidak mengerti makna diskusi cenderung kolot dan ingin memecahkan masalahnya sendiri dan bahkan sering menghindar dari masalah. Terlihat jelas kan orang yang berpendiikan akan lebih bisa memecahkan masalah dengan baik tanpa menggunakan kekerasan, dan biasanya melibatkan orang banyak untuk memecahkan masalah.
Pendidikan untuk kita di masa sekarang dan masa yang akan datang sangatlah penting. Dengan mendapatkan yang cukup maka masa depan kita akan menjadi lebih baik. Untuk saat ini mencari pekerjaan itu sulit. Jika kita mempunyai latar belakang pendidikan yang bagus maka kita akan bisa bersaing dengan pencari kerja yang lain. Jika sebaliknya kita tidak mempunyai latar pendidikan yang baik maka kita akan kalah bersaing dengan pencari kerja yang lain.


Oleh : Mubashiroh

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS